Bayar Tagihan Listrik Online : Kelebihan dan Caranya


Tak sempat pergi ke kantor PLN untuk membayar tagihan listrik? Tenang, saat ini Anda sudah bisa bayar tagihan listrik online. Berkat kemajuan teknologi seperti ini, Anda bisa meninggalkan cara-cara lama yang begitu merepotkan dan memerlukan banyak waktu. Teknologi yang ada saat ini memang sudah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang ingin serba praktis dan mudah.

Perbedaan Layanan PLN Prabayar dan Pasca Bayar

Sebagian besar listrik di Indonesia disuplai oleh BUMN yang bernama Perusahaan Listrik Negara (PLN). PLN sendiri memiliki dua jenis layanan yang dibedakan berdasarkan cara pembayarannya, yaitu prabayar dan pasca bayar. Apakah yang membuat keduanya berbeda? Mari simak penjelasan di bawah ini:

  1. PLN Prabayar

Prinsip layanan ini mengadopsi cara kerja pulsa pada handphone. Pengguna diharuskan untuk membeli pulsa terlebih dahulu sebelum bisa menelepon atau mengirimkan SMS. Begitu pula dengan listrik prabayar, pengguna harus membeli token terlebih dahulu untuk bisa menggunakan listrik. Jika pulsa habis, maka listrik akan mati.

Layanan ini diperkenalkan PLN mulai tahun 2012 dengan uji coba selama tiga bulan. Dari percobaan tersebut rupanya sukses sehingga sistem prabayar digunakan hingga hari ini. Dengan sistem prabayar seperti ini, PLN berharap masyarakat dapat mengatur sendiri pemakaian listriknya sehari-hari. Cara ini juga mengurangi pencabutan jaringan listrik karena tak mampu membayar.

  1. PLN Pasca Bayar

Sistem pasca bayar sudah lebih dahulu ada dibandingkan prabayar, bahkan sistem ini sudah dipakai sejak awal PLN berdiri. Cara kerja sistem pasca bayar ini benar-benar bertolak belakang dengan prabayar. 

Pengguna dapat menggunakan listrik selama sebulan penuh, kemudian penagihan dilakukan pada bulan berikutnya. Jumlah uang yang harus dibayarkan oleh pelanggan PLN ini dihitung berdasarkan pemakaiannya. Dari mana PLN mengetahui jumlah pemakaian? Tentu saja pada kWh meter yang dipasang pada setiap rumah.

Sistem ini dinilai kurang bijak karena banyak pelanggan yang ternyata tidak mampu membayar tagihan listrik mereka. Hal ini membuat PLN terpaksa melakukan pencabutan.

Cara Hitung Tagihan PLN

Bagaimana cara Anda mengetahui taksiran jumlah tagihan yang perlu dibayar setiap bulan? Caranya adalah dengan melakukan perhitungan sederhana. Sebelum membahas tentang cara menghitung, sebaiknya Anda catat perabotan atau alat elektronik yang terdapat pada rumah Anda. 

Selanjutnya, Anda perlu memahami golongan listrik yang terpasang di rumah Anda. Periksalah kWh meter untuk mengetahuinya. Hal ini perlu dipastikan karena tarif dasar listrik berbeda-beda pada setiap golongan. 

Contoh kasusnya, Anda memiliki perabotan listrik di rumah yang membutuhkan konsumsi daya sebesar 15.000 watt (15 kW) setiap hari. Sementara itu, biaya atau tarif listrik per kWh-nya adalah Rp1.400,-. Maka, perhitungan sederhananya bisa Anda lihat di bawah ini:

15 x Rp1.400,- x 30 hari = Rp630.000,-. 

Keuntungan Bayar Tagihan Listrik Online

Pembayaran listrik secara online bisa Anda lakukan dengan memanfaatkan Bhinneka.com. Berkatnya, Anda tak perlu lagi repot-repot keluar rumah. Anda juga akan terhindar dari ancaman denda karena bisa melakukan pembayaran tagihan di mana dan kapan saja. 

Keuntungan lain yang bisa Anda rasakan antara lain:

  1. Tidak Perlu Antre

Permasalahan utama ketika membayar tagihan listrik di kantor PLN adalah antrean panjang, terlebih saat mendekati tanggal 20. Tanggal tersebut merupakan batas akhir pembayaran tagihan listrik setiap bulan. Jika lebih dari itu, pelanggan akan dikenakan denda. Tak heran jika antrean pembayaran mendadak menjadi panjang mendekati tanggal tersebut. 

Mengantre akan membuang waktu yang seharusnya bisa digunakan untuk melakukan kegiatan lain. Kalau bayar tagihan listrik online, Anda akan terbebas dari antrean panjang yang menjemukan. Sekarang, waktu luang Anda akan semakin bertambah karena tak lagi mengantre di kantor PLN.

  1. Mudah dan Praktis

Untuk membayar tagihan listrik secara konvensional, Anda perlu menyiapkan beberapa hal. Pertama, Anda harus menyediakan uang tunai sejumlah tagihan bulan itu. Kedua, Anda perlu menyiapkan struk atau nota pembayaran tagihan bulan lalu untuk ditunjukkan kepada petugas. Persiapan-persiapan ini terasa begitu merepotkan bagi sebagian orang.

Namun, hal tersebut tak akan Anda rasakan lagi apabila sudah membayar tagihan listrik secara online. Anda tak perlu menyiapkan uang tunai karena pembayaran bisa dilakukan dengan kartu debit atau transfer menggunakan mobile banking.

Anda juga tak perlu menyiapkan bukti pembayaran bulan lalu, karena ID pelanggan bisa Anda catat di handphone dan tinggal dicopy saja setiap akan membayar.

  1. Minim Risiko Kesalahan Input

Ketika membayar listrik ke kantor PLN, sering kali petugas melakukan kesalahan input yang membuat pembayaran menjadi gagal. Dengan pembayaran online, hal seperti itu dapat diminimalisir. Sebelum pembayaran dilakukan, Anda dapat melihat preview terlebih dahulu. Preview tersebut menampilkan ID pelanggan atau nomor meter, nama pelanggan, dan jumlah tagihan.

Jika terjadi kesalahan input, Anda dapat memperbaikinya segera. Hal ini menjadi salah satu keuntungan karena kemungkinan terjadi kesalahan akan semakin kecil.

Cara Bayar Tagihan Listrik Online di Bhinneka.com

Anda bisa menggunakan website Bhinneka.com untuk membayar listrik, caranya adalah sebagai berikut:

  1. Buka browser di laptop atau komputer lalu kunjungi Bhinneka.com.

  2. Lakukan registrasi apabila Anda belum memiliki akun. 

  3. Jika sudah mempunyai akun, Anda hanya perlu log in menggunakan email dan password. Anda juga bisa menggunakan Facebook atau akun Google untuk log in di situs tersebut.

  4. Kunjungi laman utama dari Bhinneka.com ketika Anda sudah dalam posisi log in.

  5. Klik pada menu “Digital Product”.

  6. Setelah itu, Anda bisa melihat pada kelompok menu “Tagihan”.

  7. Klik pada sub menu “Tagihan listrik”.

  8. Anda akan diarahkan ke halaman pembayaran untuk memasukkan ID pelanggan atau nomor meter.

  9. Jika Anda tak mengetahui ID pelanggan dan nomor meter, temukan pada bukti pembayaran bulan lalu. Informasi tersebut juga terkadang tertera pada kWh meter.

  10. Masukkan ID pelanggan atau nomor meter tanpa ada kesalahan.

  11. Klik pada tombol “Cek tagihan”.

  12. Apabila tagihan listrik telah dibayar, maka akan muncul tulisan “Bill already paid”. Artinya, Anda tak perlu melanjutkan proses pembayaran ini.

  13. Anda akan diarahkan ke halaman tagihan jika listrik belum dibayarkan pada bulan tersebut. 

  14. Laman tersebut akan menampilkan nama pelanggan, jumlah penggunaan listrik, serta nominal yang harus dibayarkan oleh pelanggan.

  15. Klik “bayar sekarang” untuk melanjutkan prosesnya,

  16. Pilih metode pembayaran yang tersedia, Anda dapat memilih salah satu di antara:

    1. Kartu debit atau kartu kredit

    2. Transfer ke virtual account

    3. Internet banking

    4. E-wallet (OVO)

  17. Anda akan mendapatkan bukti pembayaran jika telah melunasi tagihan.

Bhinneka.com merupakan marketplace Indonesia yang sangat lengkap. Selain menyediakan produk digital seperti tagihan PLN di atas, marketplace yang satu ini juga menjadi tempat utama para supplier berburu produk. 

Pasalnya, toko online yang satu ini memberikan harga khusus untuk para pebisnis. Kapan lagi bisa mendapatkan suplai produk dengan harga terjangkau?


Comments

Popular posts from this blog

Kelebihan dan Kekurangan Mobil Sport yang Perlu Anda Ketahui

Kelebihan Sabun Muka Nivea Men yang Wajib Diketahui

Kenali Penyebab Kerusakan Motherboard Asus ROG dan Cara Mengatasinya