Tips Mendapatkan Income dari Bisnis Properti

 


Kenaikan harga BBM yang terjadi di awal bulan ini sedikit banyak tentu mempengaruhi kondisi finansial banyak orang. Naiknya BBM tentu saja tak hanya mempengaruhi pengeluaran kita di pos transportasi akan tetapi pengeluaran di pos pos lainnya pun pasti juga terpengaruh.


Jika kita termasuk yang terdampak dengan adanya kenaikan BBM ini maka setidaknya ada dua cara sederhana yang bisa kita lakukan untuk menyikapinya. Yang pertama adalah dengan menghemat pengeluaran, kurangi pengeluaran tersier yang tidak begitu dibutuhkan.


Atau jika kita merasa tidak bisa mengurangi pengeluaran karena memang benar benar penting maka cara lain dalam menyikapi kenaikan BBM ini adalah dengan mencari pemasukan atau income tambahan. Jika tadinya kita hanya mendapatkan penghasilan dari satu sumber saja maka setelah ada kenaikan BBM ini kita mencari sumber income lainnya. Atau orang sering menyebutnya sebagai multiple stream of income.


Sebenarnya ada cukup banyak sumber yang bisa kita gali untuk bisa mendapatkan income tambahan. Salah satu cara untuk menghasilkan tambahan income adalah dengan berbisnis. Ada cukup banyak pilihan bisnis yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan pundi pundi rupiah. Salah satunya adalah bisnis di bidang properti.


Namun mungkin saja saat kita mendengar kata berbisnis apalagi di bidang properti yang pertama kali terbersit dalam benak kita adalah soal permodalan. Banyak diantara kita yang selalu mengidentikkan bisnis properti sebagai sebuah bisnis yang membutuhkan modal sangat besar.


Padahal kenyataannya tak selalu begitu. Kita bisa saja memulai bisnis properti dengan modal tidak terlalu besar atau bahkan tanpa modal uang sama sekali. Tentu saja selama kita tahu caranya.

Contoh Bisnis di Bidang Properti

1. Makelar Properti

Salah satu cara berbisnis properti tanpa modal ini adalah dengan menjadi makelar atau perantara properti. Kita bisa menjadi perantara ketika ada orang yang akan menjual properti atau ada orang yang sedang mencari properti untuk dibeli. Dan ketika transaksi deal maka kita akan mendapatkan komisi.


Berbisnis properti dengan menjadi makelar bisa dibilang sebagai sebuah bisnis dengan resiko yang cukup kecil. Akan tetapi untuk mendapatkan hasil yang maksimal kita perlu pintar pintar dalam mencari properti yang akan dijual serta harus punya keahlian dalam memasarkan. Kita juga harus rajin mencari informasi tentang properti yang akan dijual. Untuk itu kita perlu memiliki networking yang bagus.


Untuk pemasaran sendiri  kita bisa memanfaatkan media sosial gratisan jika memang modal kita terbatas, atau jika ada anggaran maka tak ada salahnya memasang iklan baik itu offline maupun online. Tentu saja dalam pemasangan iklan itu haruslah tertarget sehingga peluang terjadinya konversi penjualan lebih besar.

2. Menyewakan Properti

Selain menjadi makelar bisnis di bidang properti lainnya yang juga bisa kita coba adalah dengan menyewakan properti. Tak seperti menjadi makelar yang modalnya kecil atau bahkan tanpa modal sama sekali, untuk bisnis menyewakan properti tentunya dibutuhkan jumlah modal yang lebih besar.


Akan tetapi modal yang besar ini sebanding juga dengan potensi income yang bisa kita dapatkan. Dimana income dari bisnis menyewakan properti ini adalah passive income yang bisa terus mengalir tanpa kita harus bekerja. Tentu saja dengan catatan masih ada orang yang menyewa properti kita tadi.


Dan untuk bisnis menyewakan properti kita perlu jeli dalam memilih jenis dan lokasi properti yang akan disewakan. Beberapa contoh properti yang cukup laris untuk disewakan dan bisa menghasilkan income yang cukup besar adalah apartemen, rumah kost maupun ruko.


Comments

Popular posts from this blog

Mengatasi Gatal Gatal Karena Alergi

Beberapa Contoh Konsep Desain Kolam Renang yang Menarik Untuk Diterapkan

Optimalkan Bisnis dengan Strategi Customer Engagement yang Tepat